Thursday, February 5, 2009

Asites (Cairan Dalam Rongga Perut)




Asites adalah penumpukan cairan dalam rongga perut. Cairan itu terjadi karena berbagai penyakit kronik yang mendasarinya. Penyakit kronik yang paling sering adalah penurunan fungsi liver yang kronik (sirosis hati). Penyakit lain yang dapat menimbulkan asites ini adalah penyakit yang menyebabkan kadar protein albumin turun dari dalam darah, gagal jantung, kuman tuberkulosa dalam rongga perut,kanker yang menyebar ke dalam rongga perut.
Keluahan yang dirasakan pada penderita dengan asites ini sangat bergantung pada jumlah ciran asitesnya, bila masih sedikit tidak ada keluhan, tetapi bila sudah dalam jumlah banyak mulai timbul keluhan yakni rasa perut berat, sesak dan tegang permukaan perut.
Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya asites ini cukup sederhana yakni dengan pemeriksaan fisik tangan seorang dokter biasanya sudah ketahuan, bila asitesnya sangat sedikit dengan bantuan alat USG baru terdeteksi.
Pengobatan asites ini adalah dengan cara dikeluarkan cairan tersebut sekaligus dilakukan analisa cairan asites untuk mendeteksi sel, kultur kuman dan analisa kimia (kadar protein-nya). Cara mengeluarkan cairan asites adalah dengan pungsi (dialirkan cairan dari dalam perut dengan bantuan jarum suntik). Pengobatan definitif adalah dengan mengobati penyakit yang mendasari terjadinya asites.

10 Comments:

Anonymous Anonymous said...

Terima kasih atas Informasi tentang asites ini.Kalau asites ini diindikasikan karena kuman TBC perlu terapi TBC secepatnya nggak?

May 30, 2009 at 7:02 PM  
Anonymous Anonymous said...

dok kakak saya menderita penyakit ini sejak sehabis dioperasi akibat penyakit TBC di batang otaknya lalu dokter dirumah sakit itu memasang selang ke perutnya sebagai tempat pembuangan cairan.nah pertanyyan saya apakah cara yang dilakukan dokter itu wajar atau tidak dan cara penanggulangan dari penyakit acites itu sendiri bagaimana? mohon bantuannya..

May 30, 2009 at 10:41 PM  
Anonymous Anonymous said...

maaf dok,,,mw nanya klo acites Maligna itu kyak gmn?proses pengobatan nya harus sperti ap? dan pencegahannya sperti ap?
trimakasih

June 25, 2009 at 11:51 AM  
Anonymous Anonymous said...

Assalam...pak,gni...saya mnemui kasus ada pasien dgn hemathemesis melena, perutnya membesar..tapi tidak kencang dan mengkilap,venektasinya kliatan..tapi yang aneh...si pasien blg kalo dy mondok di RS trus dpt infusan, perutnya pasti membesar kaya gitu dan setelah pulang mengecil sendiri..., mhon dijelaskan apakah itu tmasuk asites atau bagaimana? sblmnya trimakasih -dyas-

July 27, 2009 at 4:41 PM  
Anonymous punduh said...

Terima kasih dokter, info ini amat saya perlukan berhubung istri saya juga mengalami hal yang sama.

August 25, 2009 at 4:48 PM  
Blogger supriyanto said...

dok saya penderita hernia, saya sudah 2 kali operasi tapi gagal. apa itu disebabkan oleh adanya cairan dalam perut.
ctt: saya operasi 2 kali kanan kiri-kanan kiri

January 10, 2011 at 10:23 AM  
Anonymous Anonymous said...

Dox tante saya jg terkena penyakit serupa.kata bbrapa dokter kL cairan it diambL/di kemo tdk brthan Lama aLias cairan trsebut smakin brtmbh bnyak.gmana cra penangguLangany dox?mhon info.
Trims

August 19, 2012 at 1:04 PM  
Anonymous Anonymous said...

Bagi rekan-rekan yg sakit / saudaranya yg sakit “SIROSIS HATI” biasanya salah satunya ditandai dengan kadar albumin yg sangat-sangat rendah (hipoalbumin), Oleh karena itu membutuhkan supplemen tambahan albumin utk meningkatkan/menjaga kadar albuminnnya agar tetap normal. Kami menyediakan kapsul albumin ekstrak ikan gabus (Pujimin) Rp.170.000,-./kemasan botol isi 30. Jika berminat dapat menghubungi kami di
wholestuffhere@gmail.com

(*harga belum termasuk ongkos kirim / lokasi kami di jakarta).

February 13, 2013 at 1:02 PM  
Anonymous Anonymous said...

saya tidak tega melihat perut yang membesar , semoga lekas sembuh bagi penderita tersebut

obat penyakit asam urat

July 12, 2013 at 2:16 PM  
Blogger Panser Hulu said...

siang dok.....kasus dengan pasien hepatitis kronik, oedema pada kaki dan asites. penderita sudah megalami selama 2 tahun....pernah dirawat di rumah sakit , namun penyakit kambuh kembaLi
pengobatan/perawatan yang bagaimana sebaiknya diberikan...

January 12, 2014 at 11:19 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home